19.25 wibk
Kulihat ada canda… manja… dan indahnya senyummu menghiasi.. kesejukan yang telah lama kunantikan. Bersamamu… sungguh… indah dan bahagia.
Sayang Kamu banget… NRS
19.25 wibk
Kulihat ada canda… manja… dan indahnya senyummu menghiasi.. kesejukan yang telah lama kunantikan. Bersamamu… sungguh… indah dan bahagia.
Sayang Kamu banget… NRS
Ingin ku memelukmu, rasakan semua yang ada di dada…
lebih dari yang telah ada… Terima Kasih,Mam
Ingat senyum kamu…
Membelaiku dikala ‘kesedihan’ datang, memelukku dikala hati gundah…
Sungguh… besar kebaikkanmu padaku, Mam
Saya (sangat) sayang padamu,RS
….
Rabu, 31 Juli 2008
… entah harus mulai dari mana…
‘Think 1st than Talk’... kalimat yang selalu akan kuingat, terima kasih banyak my Heart ingatkanku terus…
Saya yang selalu menggunakan ‘ego’… emosi…dan …ga sabaran…
( kan ku perbaiki sikapku dulu… sungguh )
Ingin saya memelukmu, tentramkan hatiku yang….. ingin selalu di dekatmu,Mam.
Maafkan, saya sayang Retno banget…
Indahnya bersamamu
11.07.2008
Pagi 08.10… take… action
Mencoba menata kembali cerita yang lalu… diantara keinginan, harapan dan anggan-angan yang tidak pernah berhenti. Memberikan apa yang semestinya dan seharusnya diberikan meski peluh semakin banyak membasahi.. hati rasa bahagia menyaksikan sebuah senyuman mau hadir…
Sekian banyak waktu dihabiskan untuk bersama… membangkitkan kenangan yang hadir di sisa nafas yang terus berjuang untuk bertahan. Kadang hati merasa sepi, hampa, sendiri……………………………. dan bahagia bisa menikmati setiap detik bayang-bayangmu yang hadir.
Besok… entahlah…
jangan tinggalkanku, inginku bersamamu…. RS
Mengapa cerita harus berakhir ?
masih Pagi 08.40.. cut
11.07.2008
malam 20.45 di kenconowungu
Pulang malam dalam gerimis… yang jadi hujan,meski sebentar basahi kering terik sisa panas siang tadi. Di dekatmu… memandang seraut wajah menggetarkan…ku yang ‘lelah’ mencoba tetap tersenyum,…… indahnya hatimu.
Hangat sayangmu… ditemani banyak nyamuk yang ingin… hangatnya juga.
Terma Kasih ‘boleh’ soonnya, lembut kurasakan… ingin ku memelukmu juga… hanya jadi bayang waktu pulang…
malam 21.45..dingin…. harus pulang…. Sendiri
Berjalannya waktu tak bisa kuhentikan, meski hanya sejenak….Banyak cerita yang telah lalu tidak akan pernah bisa berulang kembali. Setiap detik… sangatlah berharga untuk dilewatkan telah menjadi menit,jam,hari,bulan dan …menjadi kemarin, sungguh sangat indah bersamamu.
Bersamamu, …. belahan hatiku…yang baik…
Terima kasih yang tidak kan terbalas, kejujuranmu telah menyadarkanku akan kehadiranmu yang nyata dalam setiap langkahku.
diSisa waktu kumiliki ( … maybe detik ini atau hari ini atau besok…nafas ini kan berhenti… entahlah… ), satu yang ingin engkau tahu…
‘‘With Love…Kepadamu Rindu,Sayang dan Cinta…. semuanya kan kuberikan”
Tiada pernah ‘berharap’ bisa atau mau percaya, ikuti saja jalannya… berdoa abadi selamanya.
Rasa ini bukanlah Lilin yang cahayanya bisa menerangi ruang yang gelap, tetapi kan habis mati sendiri pada waktunya.
Rasa ini adalah nyata ada….selamanya…pancarkan cahaya terpendar menerangi ruang-ruang dalam hatimu.
Seperti…
Setetes Air yang menyegarkan diwaktu kering,
Sebutir Embun yang menyejukkan di pagi hari,
Sepotong Nafas yang lain… kepadanya Cinta kan kuberikan, tidak diminta.
Waktu terus berjalan,…my love…
Semoga engkau tahu,nafasku…RS.
Rasakan hangat, kembali… lagi.
ada Senyummu, Binar matamu.. ceritamu
..
Terima Kasih, pelukmu yang erat… dan mesra… hari ini.
inginkanmu..
jangan ada lagi … sedih lagi
maafkan… kata yang bisa, terucap saat ini
maafkan… ke egoanku
maafkan… sikapku
maafkan… keakuanku
maafkan… adaku yang tak sempurna
sejuta kata maaf, mungkin tak kan berarti banyak
dengan satu senyum yang sebenarnya… much need that.
maafkan juga… yang tidak bisa berhenti mengharapmu dan menyayangimu,RS.
peluk kamu … thank alot